BELAJAR MEMAHAMI KHITTHAH  NU DAN BERLATIH MELAKSANAKANNYA

BELAJAR MEMAHAMI KHITTHAH  NU

DAN BERLATIH MELAKSANAKANNYA

 

1. HAKEKAT KHITTHAH

NU :

Kepribadian khas Nahdlatul Ulama’ yang terbentuk karena melakukan serangkaian ikhtiyar ( upaya, perjuangan, kegiatan ) berdasar faham keagamaan NU , untuk mencapai cita-2 NU ( Mukaddimah Naskah NMU , alenia terakhit ) .

2. NASKAH KHITTHAH NU :

 

Keputusan Muktamar XXVII NU thn. 1984 yang merupakan ” rumusan sistematis ” hakekat Khitthah NU, yang harus dipelajari dengan sunguh-sungguh dan dilaksanakan oledh seluruh warga NU, terdiri  9 butir.

 

3. FUNGSI KHITTHAH NU :

 

Landasan berfikir, bersikap dan bertindak warga NU  (  Butir 2 huruf a )

 

4. SUBSTANSI KHITTHAH  NU :

 

Faham Islam ahli sunnah wal-jamaah yang diterapkan menurut konsisi kemasyarakatan Indonesia ( Butir 2 huruf b ).

 

5. PELENGKAP KHITTHAH  NU :

 

Khitthah NU juga digali dari intisari perjalanan sejarah khidmanya dari masa ke masa ( Butir 2 huruf c ).

 

6. DASAR-DASAR FAHAM KEAGAMAAN NU  :

 

    • AL-Quran, al-sunnah, al-ijma’, dan al-qiyas
    • Menggunakan system bermadzhab
    • Aqidah – asy’ariah – maturidiyah –
    • Fiqh – salah satu madzhab empat –
    • Tasawwuf – imam junaid al-baghdadi, Imam al-Ghazali
    • Islam Agama Fitri , menyempurnakan kebaikan yang sudah ada pada diri manusia ( Butir 3 huuruf a-c )

 

7. SIKAP KEMASYARAKATAN  NU :

 

Dasar-2 ini menumbuhkan sikap :

    • Tawassuth dan I’tidal  — tengah dan tegak lurus –
    • Tasamuh  — toleran –
    • Tawazun – Seimbang , selaras –
    • Amar ma’ruf nahi munkar – mendorong kebaikan , mencegah hal-hal yang menjerumuskan dan merendahkan kehidupan ( butir 4 huruf a-d )

 

8. PRILAKKU KEAGAMAAN DAN SIKAP KEMASYARAKATAN NU :

 

11  prilaku  ( butir 5 huruf a-k )

 

9. BEBERAPA IKHTIYAR

 

    • Peningkatan silaturrahmi  antar ulama’
    • Peningkatan keilmuan , kajian dan pendidikan
    • Peningkatan penyiaran islam, sarana peribadatan dan pelayanan sosial
    • Peningkatan taraf dan kwalitas hidup ( butir 6 hurus a-d )

 

 

10. FUSNGSI ORGANISASI DAN KEPEMIMPINAN

 

    • Membentuk organisasi berstruktur sebagai sarana koordimasi ,
    • Sebagai organisasi keagamaan , menempatkan ulama sebagai pengelola, pengendali , pengawas dan pembimbing
    • Untuk penanganan kegiatan, ditempatkan tenaga-tenaga sesuai bidangnya ( Butir 7 )

 

11. NU  DAN KEHIDUPAN BERNEGARA

 

    • Menyatukan diri dengan perjuangan nasional Bangsa Indonesia ,
    • Dengan sadar dan aktif dalam perjuangan kemerdekaan, penyusunan UUD 45 dan Pancasila
    • Aktif dalam pembangunan bangsa , adil makmur diridloi Allah SWT ,
    • Mendidik Warganegara yang menyadari hak dan kwajibannya
    • Secara organisatoris tidak terikat dengan organisasi poliitik dan organisasi kemasyarakatan manapun
    • Sebagai kewarganegara, warga Negara NU mempunyai hak politik
    • Dalalm hal warga NU menggunakan hak politiknya harus dilakukan secara bertanggungjawab ( butir 8 )

 

12. KHATIMAH

 

Dengan seizing Allah SWT, Nahdlatul Ulama hanya akan memperoleh dan mencapai citacitanya jika pemimpin dan warganya benar-benar meresapi dan mengamalkan khitthah Nahdlatul Ulama ini.

 

 

Bagikan

Leave a Comment